Berikut
adalah beberapa fungsi dari
ARP (Address Resolution Protocol)
RARP (Reverse Address
Resolution Protocol)
ICMP (Internet
Control Message Protocol)
HTTP (Hypertext
Transfer Protocol)
FTP (File Transfer Protokol)
SMTP (Simple Mail Transfer Protocol)
POP3 (Post Office Protocol 3)
IMAP4 (Internet Message Access Protocol
4)
a.
ARP (Address Resolution Protocol)
Fungsi Peran
Protocol ARP Dalam
Networking.ARP atau Address
Resolution Protocol adalah protocol yang bertugas untuk mencari tahu alamat
hardware atau Mac Address dari sebuah host yang tergabung dalam sebuah jaringan
LAN dengan menggunakan atau berdasarkan alamat IP address dari host tersebut.
RARP (Reverse Address Resolution Protocol)
RARP didesain untuk memecahkan masalah mapping alamat dalam sebuah mesin/komputer di mana mesin/komputer mengetahui alamat fisiknya namun tidak mengetahui alamat logikanya. Cara kerja RARP ini terjadi pada saat mesin seperti komputer atau router yang baru bergabung dalam jaringan lokal, kebanyakan tipe mesin yang menerapkan RARP adalah mesin yang diskless, atau tidak mempunyai aplikasi program dalam disk. RARP kemudian memberikan request secara broadcast di jaringan lokal. Mesin yang lain pada jaringan lokal yang mengetahui semua seluruh alamat IP akan akan meresponsnya dengan RARP reply secara unicast. Sebagai catatan, mesin yang merequest harus menjalankan program klien RARP, sedangkan mesin yang merespons harus menjalankan program server RARP.
RARP (Reverse Address Resolution Protocol)
RARP didesain untuk memecahkan masalah mapping alamat dalam sebuah mesin/komputer di mana mesin/komputer mengetahui alamat fisiknya namun tidak mengetahui alamat logikanya. Cara kerja RARP ini terjadi pada saat mesin seperti komputer atau router yang baru bergabung dalam jaringan lokal, kebanyakan tipe mesin yang menerapkan RARP adalah mesin yang diskless, atau tidak mempunyai aplikasi program dalam disk. RARP kemudian memberikan request secara broadcast di jaringan lokal. Mesin yang lain pada jaringan lokal yang mengetahui semua seluruh alamat IP akan akan meresponsnya dengan RARP reply secara unicast. Sebagai catatan, mesin yang merequest harus menjalankan program klien RARP, sedangkan mesin yang merespons harus menjalankan program server RARP.
c.
ICMP
(Internet
Control Message Protocol)
Adalah bagian dari istilah internet protocol yang
pada umumnya digunakan oleh sebuah peralatan yang terhubung dengan jaringan
internet untuk keperluan penganalisaan sebuah jaringan, salah satu penggunaan
ICMP yang cukup pavorit adalah ping dan traceroute . secara
fungsionalnya dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa jaringan komputer
yang sama atau bahkan berbeda dan router juga merupakan suatu hardware atau
perangkat keras yang digunakan untuk mengirimkan sebuah paket data melalui
jaringan internet dimana jika melihat pada tujuan awalnya adalah untuk bisa
menuju pada satu titik tujuannya yang kemudian selanjutnya proses tersebut yang
sering kita kenal sebagai proses routing.
Sedangkan fungsi utama dari router ini sendiri adalah sebagai alat atau media untuk membagi atau mendistribusikan IP address, baik itu secara statis ataupun DHCP kepada semua komputer yang terhubung ke router tersebut.
Sedangkan fungsi utama dari router ini sendiri adalah sebagai alat atau media untuk membagi atau mendistribusikan IP address, baik itu secara statis ataupun DHCP kepada semua komputer yang terhubung ke router tersebut.
d.
HTTP
(Hypertext Transfer Protocol)
Pengertian HTTP (Hypertext
Transfer Protocol) Hypertext Transfer Protocol atau biasa disebut dengan HTTP adalah sebuah
protokol dalam jaringan yang digunakan untuk pengiriman paket data atau dokumen
dalam sebuah Internet (WWW atau World Wide Web).
e.
FTP (File
Transfer Protokol)
File
Transfer Protokol (FTP) adalah suatu protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar
file dalam suatu network yang men-support TCP/IP protokol. Dua hal penting yang
ada dalam FTP adalah FTP server danFTP Client. Untuk men-sharing data, Untuk menyediakan
indirect atau implicit remote computer, Untuk menyediakan tempat penyimpanan
bagi user, Untuk menyediakan transfer data yang reliable dan efisien.
f.
SMTP
(Simple
Mail Transfer Protocol)
SMTP merupakan sebuah protokol dalam jaringan
internet yang biasa digunakan dalam pengiriman pesan elektronik (email) Fungsi SMTP
melakukan transfer email ke pengguna berbasis IP address pada TCP port 25menggunakan
serangkaian perintah mesin antar host. Host yang juga end user menggunakan User
Agent (MUA) atau Mail Transfer Agent (MTA). Selanjutnya
email yang telah dikirimkan lalu diterima oleh end user dengan POP3 atau IMAP.
g.
POP3
(Post
Office Protocol 3)
POP3 adalah protokol internet yang digunakan untuk
mengakses email atau surat elektronik ke email client. Fungsi utama POP3 adalah
menyimpan sementara email yang dikirim ke server email, lalu meneruskannya ke
klien email, yang akan direspon saat email dibuka oleh pengguna yang memenuhi
syarat (dalam hal ini mereka memegang nama pengguna dan juga kata sandi dari
alamat email).
h.
IMAP4
(Internet
Message Access Protocol 4)
Adalah protokol standar untuk mengakses/mengambil
e-mail dari server IMAP memungkinkan pengguna memilih pesan e-mail yang akan ia
ambil, membuat folder di server, mencari pesan e-mail tertentu, bahkan
menghapus pesan e-mail yang ada. Kemampuan ini jauh lebih baik daripada POP
(Post Office Protocol) yang hanya memperbolehkan kita mengambil/download semua
pesan yang ada tanpa kecuali.
Internet Message Access Protocol
merupakan salah satu dari dua protokol penerimaan email (email retrieval
protocol). Juga dikenal dengan singkatan IMAP, Internet Message Access Protocol
merupakan Internet protocol yang beroperasi pada Application layer. Dengan
IMAP, mailbox dapat dibaca dan dikelola secara simultan (bersamaan) oleh
sejumlah email client berbeda. IMAP seringkali digunakan oleh sebagian besar
pengguna Internet untuk mendownload email dari web mail server. Awalnya disebut
sebagai Interim Mail Access Protocol, versi IMAP pertama telah menjalani
beberapa revisi sejak dibuat pada tahun 1986. Saat ini disebut sebagai Internet
Message Access Protocol, versi IMAP ini merupakan versi IMAP keempat yang telah
menjadi standar pada tahun 1994, dan dipublikasikan pada RFC 1730. Pop Office
Protocol (POP) merupakan Internet protocol umum lainnya untuk email retrieval.
Sebagian besar email server dan email
client mendukung baik IMAP dan POP sebagai pilihan lain terhadap protokol unik
mereka sendiri. Dibandingkan dengan POP, IMAP memiliki beberapa keunggulan
termasuk kemampuan untuk memuat bagian dari email ketimbang menunggu semua
attachment di dalamnya. IMAP juga dapat juga menerima konten pesan menggunakan
mekanisme MIME. IMAP client juga cenderung tetap dapat terhubung dengan mail
server dalam periode waktu yang lebih lama, yang dapat meningkatkan response
time secara keseluruhan.